Selasa, 14 April 2009

Awas Antivirus Palsu dari Conficker Varian Baru

Momen pemilu dirusak dengan adanya worm versi baru dari program jahat Kido yang lebih dikenal sebagai Conficker dan Downadup. Jika komputer terinfeksi Downloader.Win32.Kido (Conficker.c) maka akan melakukan komunikasi melalui jaringan peer=to-peer (P2P) yang kemudian memerintahkan komputer untuk mendownload file jahat.

Confiker merupakan sebuah worm, yang mempunyai masa aktif sampai dengan 3 Mei 2009. Selain mendownload file jahat, ia juga mendowload antivirus jahat (FraudTool.Win32.SpywareProtect2009.s) yang berasal dari situs Ukraina. Ketika terinfeksi maka akan tampil ‘detected viruses’ dan untuk menghapusnya diharuskan untuk membayar sebesar USD 49,95.

File kedua yang diunduh Conficker untuk menginfeksi sistem adalah Email-Worm.Win32.Iksmas.atz. Email worm ini dikenal sebagai Waledac, dan dapat mencuri data serta mengirimkan sampah. Ketika program jahat ini pertama kali terdeteksi pada Januari 2009, banyak ahli TI mencatat kesamaan antara Conficker dan Iksmas. Epidemi Conficker serupa dengan skala epidemic email yang disebabkan oleh Iksmas.

"Selama lebih dari 12 jam, Iksmas terkoneksi dengan pusat kendalinya di seluruh dunia yang beberapa kali menerima perintah untuk mengirimkan email sampah. Dalam masa hanya 12 jam, satu bot mengirimkan lebih dari 42,298 email sampah," komentar Aleks Gostex, Kepala Tim Riset dan Analisa Global, Kaspersky Lab dalam keterangan tertulisnya (13/4/2009).

Iksmas bot dalam kurun waktu 24 jam dapat mengirimkan 80.000 email. Jika terdapat 5 juta mesin yang terinfeksi, maka 400 miliar pesan sampah yang terkirim.

Kaspersky mengatakan bahwa penggunannya tidak perlu kawatir sebab dalam update terbarunya sudah dapat mengenali versi terbaru worm Kido (Net-Worm.Win32.Kido.js) yang telah terdeteksi secara heuristic sejak awal (sebagai HEUR:Worm.Win32.Generic).

Diambil dari: http://www.teknologinet.com/2009/04/awas-antivirus-palsu-dari-conficker.html

Selasa, 07 April 2009

Membuka Akun Yang Terkunci

Trik yang dibahas mengenai mereset user akun. Di sini digunakan kata me-reset karena setelah menggunakan trik berikut, akun yang akan di-restore benar-benar akan dikembalikan ke kondisi awal saat Anda baru menginstal Windows. Semua perubahan yang Anda lakukan pada akun akan hilang. Lalu apa bedanya dengan install ulang?

Bedanya, di sini kita akan lebih menghemat waktu karena tidak perlu menunggu proses copy file dari CD ke hard disk untuk install ulang sistem operasi yang sebenarnya tidak diperlukan, mengingat tidak ada yang salah dengan file sistem Windows.Langkah yang perlu kita lakukan adalah menumpuk akun default yang telah diback-up Windows saat pertama kita menginstal Windows ke folder system Windows.
Detailnya, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Boot komputer melalui CD instalasi Windows XP. Agar boot melalui CD dapat dilakukan, Anda harus mengaturnya melalui BIOS.
2. Pada halaman pertama Windows XP Setup, terdapat dua pilihan dimana Anda dapat menginstal Windows yang baru atau memperbaiki Windows yang bermasalah melalui Recovery Consule. Pilihlah opsi kedua, yaitu Recovery Console.
3. Setelah Anda menentukan pilihan, Anda akan diminta untuk menentukan partisi dan memasukkan password Administrator. Masukkan digit angka dari partisi Windows yang “bermasalah” dan tekan [Enter] saat diminta password.
4. Secara otomatis Anda akan berada pada folder WINDOWS. Masuklah ke folder c:\ WINDOWS\repair dengan mengetikkan cd repair pada Command Prompt, kemudian copy file SAM ke folder c:\WINDOWS\System32\Config\dengan memasukkan perintah copy sam c:\windows\system32\config\sam.
5. Saat mucul konfirmasi penumpukan file, jawab dengan Y atau A.
6. Terakhir, ketik exit untuk keluar dari Command Prompt.Jika langkah-langkah yang Anda lakukan berhasil, saat Anda masuk ke Windows, akun di system operasi tersebut akan di ter-reset sehingga Anda dapat kembali login.

Diambil dari: http://www.teknologinet.com/2009/01/membuka-akun-yang-terkunci.html

Format E-mail Bebas Virus

Salah satu cara penyebaran virus yang paling efektif adalah melalui e-mail. Si pembuat virus cukup melepas e-mail yang berisi virus ke beberapa e-mail target dan akan menyebar secara otomatis ke seluruh alamat e-mail yang terdapat address book target. E-mail bervirus ini nantinya akan terus menyebar dari satu alamat e-mail ke puluhan atau ratusan alamat e-mail lain.

E-mail-e-mail bervirus semacam itu biasanya menyertakan file attachment yang akan menjangkiti komputer apabila si pemilik e-mail membuka file yang disertakan. Untuk itu pengguna dapat memblokir seluruh attachment e-mail yang berpotensi mengandung virus.Teknik perusakan PC tidak hanya melalui file attachment saja. Cara lain yang bisa digunakan adalah dengan memanfaatkan kemampuan pengiriman e-mail dalam format HTML. Dengan format ini, e-mail yang dibuka akan secantik halaman web, karena pengirim e-mail dapat menyertakan gambar, suara, script dan sejenisnya ke dalam badan e-mail.Kemampuan inilah yang sering dimanfaatkan penyebar virus dengan menambahkan script-script “nakal” yang bisa mengeksploitasi PC di dalam e-mail yang dikirim.

Dengan teknik perusakan ini, pemblokiran attachment tidak akan menolong. Satu-satunya cara utnuk mengatsi masalah ini adalah dengan memblokir e-mail berformat HTML dan mengkonversinya menjadi plain text. Caranya adalah sebagai berikut:
1. Jalankan Windows Mail melalui menu [Start] > [All Programs] > [Windows Mail].
2. Klik menu [Tools] > [Options…].
3. Pada jendela Options yuang baru muncul, klik tab [Read].
4. Berikan tanda cek pada checkbox [Read all messages in plain text].
5. Klik [OK] untuk menutup jendela Options.Saat ini Anda tidak akan menerima lagi e-mail dalam format HTML. Semua pesan akan dikonversi secara otomatis menjadi teks murni (plain text).

Diambil dari: http://www.teknologinet.com/2009/01/format-e-mail-bebas-virus.html

Tips Merawat Komputer

Merawat komputer sebenarnya gampang-gampang susah, bagi Anda yang belum mengetahui caranya mungkin tips ini akan banyak bermanfaat.

UPS (uninterrupted power supply) atau stabilizer (stavolt).
Ups atau stavolt digunakan untuk mengantisipasi adanya listrik yang mati tiba-tiba, yang bisa merusak harddisk, atau untuk mengantisipasi egangan listrik yang tidak stabil.

Speaker.
Usahakan untuk tidak meletakkan speaker terlalu dekat dengan monitor. Hal ini dikarenakan medan magnet yang ada pada speaker akan mempengaruhi monitor, sehingga warna monitor menjadi tidak rata atau tampak ‘belang-belang’.

Harddisk.
Usahakan untuk men-defrag harddisk secara periodic, misalkan sebulan sekali, dan jangan terlalu sering karena piringan harddisk bisa rusak dan cepat panas ketika terlalu cepat membaca isi fragmentasi file di harddisk. Defragmentasi berguna untuk mengatur dan memampatkan file di harddisk sesuai ukuran file dan jenisnya. Hal ini berguna untuk mempercepat kinerja harddisk ketika akan membaca dan menulis file, juga memperpanjang umur harddisk. Untuk menjalankan defragmentasi ini bisa langsung ke system tool di Accessories, dan sebaiknya screensaver dimatikan lebih dulu, agar tidak menganggu proses defragmentasi.

CPU dan komponenya.
Usahakan untuk membersihkan motherboard, keyboard, mouse, casing CPU, monitor, dan peripheral lainnya (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner, dan sebagainya) dari debu dengan sikat halus setidaknya enam bulan sekali.

Kabel ground.
Anda dapat menghubungkan salah satu ujung kabel dengan casing CPU, dan ujung kabel lainnya ditanam di tanah. Hal ini berguna untuk mengatasi tegangan listrik atau setruman yang timbul dari casing CPU. Dengan di-ground, maka dapat menetralkan arus listrik dan mengamankan komponen elektronik di dalam CPU.

Ventilasi.
Usahakan untuk menempatkan computer, baik monitor ataupun CPU dengan jaraak minimal 30cm dari ventilasi, ataupun kipas angin atau AC. Hal ini berguna untuk membantu kipas pendingin di CPU agar computer tidak cepat panas.

Software :
Antivirus.
Instal dan update antivirus secara rutin, sehingga virus atau Trojan yang dapat merusak computer dan harddisk dapat segera ditanggulangi.

Program aplikasi lainnya.
Uninstall program yg tidak berguna, agar space harddisk bisa lega dan proses loading computer atau read-write harddisk bisa lebih cepat, sehingga umur harddisk juga bisa lebih awet. Tutup juga program yang tidak dipakai, untuk melegakan kapasitas RAM agar beban kerja computer menjadi lebih ringan.

Recycle Bin atau temporary folder.
Sebenarnya file atau folder yang dihapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin, agar ketika Anda masih memerlukannya, maka file bisa dikembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk sehingga kinerja harddisk menjadi berat. Untuk itu, Anda sebaiknya membersihkan Recycle Bin atau temporary folder secara berkala, bisa dengan Empty Recycle Bin atau Disk Cleanup.

Selamat mencoba.

Diambil dari: http://www.teknologinet.com/2009/02/tips-merawat-komputer.html

Tips Mengamankan Dokumen Penting

Kehilangan dokumen merupakan momok yang menakutkan bagi semua orang, apalagi dokumen yang hilang merupakan dokumen yang sedang kita butuhkan. Dengan kehilangan dokumen berarti banyak kerugian yang dapat terjadi, untuk mengatasinya sebaiknya kita mengamankan dokumen tersebut sebelum benar-benar kehilanganya. Sedia payung sebelum hujan mungkin ini pribahasa yang tepat untuk mengamankan dokumen kita agar tak hilang
Di Windows, ada folder bernama “My Documents”. Folder itu sudah dari sananya ada di Windows, seolah Microsoft membuatkan sebuah tempat bagi pengguna Windows untuk menyimpan dokumen-dokumen.Standarnya, folder itu berada di dalam satu drive dengan sistem operasi, bukan sesuatu yang aman. Kenapa enggak aman? Karena ketika sistem operasi terganggu, bisa jadi dokumen-dokumen yang ada di folder itu juga turut terganggu, bahkan tidak bisa diakses sama sekali.Tutorial ini tidak menjamin data 100 persen aman, tapi paling tidak, memperkecil risiko kehilangan data. Ayo kita mulai dengan tips nomor satu.


1. Jangan Simpan Data di Drive Sistem Operasi
Masalah ini sudah disinggung sedikit di awal “cerita” tadi. Di mana posisi sistem operasi? Biasanya di C, bukan? Bisa juga di D, kalau komputer punya dua sistem operasi. Pokoknya, mau di mana pun sistem operasi, jangan simpan data di situ.Ada saja masalah yang bisa menyerang sistem operasi, seperti virus dan file yang korup. Kadang-kadang (atau seringkali ya?) solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah itu adalah dengan menginstal ulang sistem operasi.Solusinya, kalau punya dua hard disk, simpan data di hard disk yang berbeda dengan hard disk yang berisi sistem operasi. Kalau cuma punya satu hard disk, buatlah sebuah partisi khusus untuk menyimpan data.Kalau masih merasa takut di hard disk biasa, belilah hard disk eksternal. Nah, pada beberapa hard disk eksternal, ada fitur untuk back-up data. Fitur itu berupa peranti lunak yang secara otomatis akan melakukan back-up terhadap data yang sudah ditentukan dan pada lokasi yang sudah ditentukan pula.

2. Jadwalkan Back-up
Penentuan lokasi penyimpanan yang berbeda dengan sistem operasi baru satu cara. Tapi ingat, hard disk pun bisa rusak. Makanya, selain disimpan di hard disk, simpan data di tempat lain, misalnya di keeping DVD. Tapi, keping DVD bisa tergores, jadi isinya tidak bisa dibaca?Kalau satu back-up kurang, buat beberapa. Kalau keping-keping DVD dirasa tidak cukup, cari saja situs web penyimpanan online. Banyak kok situs web yang melayani penyimpanan data online, mulai dari yang gratis sampai yang mahal.Salah satu situs web yang punya layanan penyimpanan gratis adalah IDrive (www.idrive.com). Situs web ini menyediakan ruang sebesar 2GB. IDrive juga menyediakan peranti lunak untuk mempermudah transfer file.

3. Hati-Hati Menyalin File Baru
Punya file yang mau disalin, misalnya dari USB flash disk (UFD) ke hard disk? Hati-hati. Bukan cuma virus yang perlu diperhatikan (kalau masalah virus sih pasti sudah jadi perhatian), tapi juga nama file.Jangan sampai, file yang disalin dari UFD, juga media lain, “menimpa” file yang sudah ada di hard disk. Lain halnya kalau itu memang sudah disengaja. Tapi, kalau tidak disengaja, bisa menyebabkan file lain hilang.Misalnya, ada file “rencana.doc” yang berisi rencana pembelian PC disalin dari UFD ke folder D:-Dokumen di hard disk. Padahal, di tempat itu sudah ada file bernama yang sama tapi isinya rencana pembelian sayur. Lah, kalau saja file dari UFD menimpa file di hard disk, berarti hilanglah rencana pembelian sayur.

4. Pindahkan “My Documents”Folder
“My Documents” semestinya dipakai untuk menyimpan dokumen. Tapi, malah ada tips agar tidak menyimpan dokumen di situ. Pasalnya, folder itu terletak pada drive yang sama dengan drive sistem operasi. Risikonya tinggi menyimpan file di drive sistem operasi. Ketika sistem operasi bermasalah dan harus diinstal ulang, file bisa hilang.Salah satu solusi adalah dengan menyimpan file di drive lain. Mubazir dong “My Documents”nya? Yah, begitulah. Tapi, sebetulnya kita bisa merujuk folder lain sebagai folder “My Documents”. Nanti, posisi folder itu tetap sama di Windows Explorer. Tapi sebetulnya, folder itu berada di drive yang lain. Caranya begini.
1. Buka Windows Explorer.
2. Klik kanan pada [My Documents] terus klik [Properties].
3. Klik [Move…].
4. Ketika muncul jendela untuk melakukan browse, cari folder yang berisi dokumen-dokumen.
5. Klik [OK].
6. Tutup jendela Properties.
7. Selesai.

Selamat Mencoba.

Senin, 06 April 2009

10 Tips Terhindar Virus Conficker

Virus Conficker sedang marak dibicarakan di dunia, mengingat sifat internet yang tanpa batas, maka virus ini juga santer terdengar di Indonesia. Sebelumnya virus conficker ini telah melanda Eroa dan Amerika sejak tahun lalu.
Win32/Conficker pernah menyerang jaringan komputer di tiga rumah sakit di London dan membuat 4.700 komputer tidak berkutik. Apa yang dapat kita lakukan agar network worm yang polymorphic alias selalu berubah ini tidak mampir ke komputer kita? ESET Indonesia memberikan tip dan trik untuk mencegah komputer yang ada 1. Jangan aktifkan Autorun2. Pastikan Microsoft windows yang Anda gunakan sudah terupdate dengan patch terkini (sudah ada sejak Oktober 2008).3. Jangan gunakan user dengan level administrator untuk keperluan sehari-hari4. Gunakan password yang berbeda untuk setiap akses yang menggunakan password5. Jangan mudah percaya dengan file atau URL yang dikirim ke Anda6. Jangan mengumbar informasi sensitif (personal) di website7. Encrypt dan back up informasi penting 8. Hindari free wi-fi bila Anda tidak yakin keamanannya9. Jangan memakai software bajakan10. Pastikan Anda memakai antivirus yang memiliki ThreatSense Technology atau teknologi berbasis Advanced Heuristics yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi ancaman yang belum dikenal (baru) secara proaktif.Perkembangan virus ini fantastis karena varian Win32/Conficker sudah berevolusi menjadi lebih dari 3000 jenis. Esset menganjurkan pengguna komputer waspada terhadap serangan virus ini.

Diambil dari: http://www.teknologinet.com/2009/02/10-tips-terhindar-virus-conficker.html

Tips Memilih Flash Disk

Bagi Anda yang ingin membeli sebuah flash disk tentunya tidak ada salahnya mengetahui cara benar memilih flash disk. Berikut ini akan dijabarkan tips jitu dalam memilih flash disk yang tepat dan benar.
Dukungan softwareAnda dapat memilih flashdisk yang memiliki chip pengontrol di setiap unitnya. Chip pengontrol ini akan memudahkan Anda untuk meng-install USB flash disk dengan berbagai macam software portabel, seperti: Security Software, Partition Software, File Synchronization, dan lain-lain. Security Software sangat penting dalam memastikan data sensitive Anda tidak jatuh ke tangan orang tak berwenang. Anda dapat memilih flashdisk yang kompatible dengan beberapa system operasi, tanpa harus menggunakan driver atau tidak tergantung dengan driver tertentu. Perhatikan kecepatan transfer dataFaktanya, kecepatan transfer data dari USB 2.0 berkisar antara 14 Mb/s hingga 24 Mb/s, namun kecepatan tersebut akan menurun jika menggunakan kabel USB atau USB hub. Walaupun USB 2.0 memiliki kecepatan lebih baik dari USB 1.1, dengan kecepatan 1.5 Mb/s.Perhatikan desain dan kelengkapannyaTidak hanya desain dan model fisik flashdisk yang sesuai dengan selera Anda, namun yang harus diperhatikan juga adalah kelengkapan produknya, seperti tali gantungan, tutup casing flashdisk, paket CD driver, fasilitas anti air, pengunci manual di luar casing, kabel USB, dan aksesoris lainnya.Perhatikan kapasitas flashdiskAnda dapat membeli flashdisk, tentunya yang sesuai kebutuhan dan tidak sampai kurang sehingga Anda harus membeli lagi, misalnya kapasitas ideal 2GB, dan sesuai dengan budget Anda.Perhatikan garansiGaransi sebisa mungkin life time, namun pemakaian rata-rata flashdisk pada umumnya hanya sekitar 2 hingga 3 tahun, bisa karena bosan memakainya atau mungkin Anda membutuhkan kapasitas yang lebih besar. Hal inilah yang menjadi dasar anggapan bagi sebagian orang bahwa masa garansi cukup hanya 2 hingga 3 tahun.Perhatikan informasi manufaktur dan distributorPilihlah flashdisk yang handal dan memiliki service center yang jelas. Anda harus memastikan kebenaran informasi mengenai produsen dan distributornya, dan cara menghubungi mereka. Hal ini berguna jika Anda semisal mengalami masalah dengan flashdisk, atau klaim garansi, ketika outlet tempat Anda membeli flashdisk tidak bersedia melayani klaim Anda.

Diambil dari: http://www.teknologinet.com/2009/03/tips-memilih-flash-disk.html

Bermain Facebook dan YouTube Dapat Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Memblokir Facebook atau YouTube di kantor merupakan langkah yang tidak bijaksana, pasalnya bermain Facebook dan YouTube di kantor dapat memacu meningkatkan produktivitas dalam bekerja. Studi yang dilakukan Universitas Melbourne mengungkapkan, bila seseorang yang bekerja menggunakan internet sebagai media untuk kepentingan personal akan mampu meningkatkan produktivitas kinerja sebesar 9 persen dibandingkan dengan pekerja kantor yang tidak pernah menggunakan internet.
"Para pekerja di kantor membutuhkan sedikit waktu luang untuk bisa beristirahat, sebelum benar-benar kembali berkonsentrasi dalam pekerjaannya. Istirahat yang dimaksud bukan berarti berleha-leha, tapi mengalihkan otak untuk tidak melulu berpikir tentang target dan pekerjaan. Sedikit waktu luang berarti mengistirahatkan otak, dan pasti akan meningkatkan produktivitas," ujar tim peneliti Brent Coker, seperti dikutip melalui Reuters.Coker menyebut menyebut kegiatan browsing internet di kantor dengan istilah WILB atau kepanjangan dari Workplace Internet Leisure Browsing.Menurut studi yang melibatkan sekitar 300 orang pekerja menyebutkan, 70 persen dari jumlah responden sangat menginginkan aktivitas WILB. Di antara aktivitas WILB yang sangat diinginkan mereka adalah mencari informasi mengenai produk terbaru, membaca berita online, bermain online games dan melihat video di YouTube."Sebagian perusahaan menganggap browsing internet dapat menurunkan kinerja para pegawai yang berakibat pada penurunan pendapatan. Namun hal tersebut tidak selamanya benar jika perusahaan mau melonggarkan sedikit aturan, daripada membeli software untuk melakukan pemblokiran," ujar Coker.Coker menambahkan, setidaknya para pekerja membutuhkan sekitar 20 persen waktu dari total jam kerja mereka di kantor, untuk membrowsing internet dan bersosialisasi di dunia maya."Jadi, sangatlah tidak bijak jika sebuah perusahaan harus mengeluarkan uang jutaan rupiah hanya untuk membeli software yang tidak berguna, hanya untuk memblokir situs yang belum tentu merusak produktivitas karyawan," ujar Coker.

Labels:

Artikel ini daimbil dari: http://www.teknologinet.com/2009/04/bermain-facebook-dan-youtube-dapat_04.html

Kegagalan Produk HP Disebabkan Graphic Nvidia

Hewlett-Packard membuat model variasi ke 24 laptopnya bekerja sama dengan Nvidia sebagai chip graphic cardnya. Menurut HP, adanya kendala yang dihadapi pihaknya pada November tahun lalu. Perusahaan HP menerbitkan daftar model Pavilion dan Compaq Presario notebook merupakan produk yang memiliki kegagalan dalam sistem operasinya dikarenakan graphic card Nvidia.
Sama seperti yang diumumkan oleh HP, Dell juga mengumumkan bahwa sebagian dari notebooknya mengalami permasalahan yang sama. Nvidia mengeluarkan suatu statemen pada bulan ini yang mengatakan bahwa sebagian dari chipsetnya menggunakan "material yang lemah" yang menyebabkan permasalahan itu terjadi. Chip itu sendiri terlihat tidak bagus, ketika akan dikemas dengan pembungkus material dan chip ini terlihat tidak memenuhi standar. “HP sudah mengambil tindakan terhadap produk-produk notebooknya yang menggunakan chipset Nvidia”, kata juru bicara HP yang diwawancarai. "Kita membuka suatu program costumer care untuk keluhan terhadap notebooknya pada bulan November 2007 dan akan mendaftarkan para pelanggan yang mempunyai model notebook yang bermasalah. HP sangat mengerti apa yang dikeluhkan oleh pelanggan mengenai kerusakan pada notebooknya dan saat ini kami akan meningkatkan penyelidikan yang mendalam untuk memperbaiki sistem kami, kata juru bicara itu. HP juga menerbitkan daftar model notebook yang bermasalah. Permasalahan yang lainnya termasuk tidak adanya jaringan wireless, tidak adanya video pada layar LCD komputer, tidak adanya tenaga dan tidak aktifnya LED. Pelanggan-pelanggan yang mengalami gejala-gejala seperti ini dinasehatkan untuk menghubungi HP untuk mendapatkan perbaikan gratis dari pihaknya. Daftar notebook HP yang bermasalah dan telah diterbitkan versinya oleh HP diantaranya Pavilion dv2000, dv6000, dan dv9000 serta seri Compaq Presario V3000 dan V6000. Para pemakai yang tidak mempunyai pengalaman mengenai gejala-gejala kerusakan agar diminta untuk melihat versi notebook mereka pada program BIOS. BIOS variant F.39 disediakan untuk model Pavilion dv2000/V3000, dan BIOS variant F.3D untuk Pavilion model dv6000/dv9000/V6000.HP merupakan vendor kedua yang menambal sistem kelemahan pada PC mobile untuk seri BIOS yang mengalami cacat pada GPU.

Artikel diambil dari: http://www.teknologinet.com/2008/07/kegagalan-produk-hp-disebabkan-graphic.html